A Treasury of Christmas Miracles

Judul Buku         : A Treasury of Christmas Miracles

Penulis                 : Karen Kingsburry

Penerbit              : PT Elex Media Komputindo, Jakarta

Tahun Terbit     : 2009

Tebal                    : ix + 138 hlm

Harga                    : Rp34.800

Mukjizat itu bermula dari bagaimana buku ini sampai di tangan saya, yaitu ketika keputusasaan menghinggapi pikiran dan perasaan menyerah mengosongkan ruang di dada. Sedangkan perpustakaan sebentar lagi akan ditutup karena sudah jamnya dan saya tidak punya koleksi buku rohani yang sesuai dengan misi buletin edisi ini untuk diresensi. Saya berserah dengan satu keyakinan, “Kalau tugas yang lain indah pada waktunya, begitu pula tugas ini!” Dan, tebak! Tepat pada momen genting itu, sesuatu bekerja. Ia menggiring biji mata dan tangan kanan saya secara bersamaan pada punggung putih sebuah buku yang terjepit di antara buku tebal dan lebih tinggi dari dirinya. Ketika saya tarik, batin saya berkata: tepat!. “Ini adalah salah satu kado yang indah bagi saya di hari-hari menjelang Natal tahun ini.

Membaca A Treasury of Christmas Miracles, pada awalnya, agak membosankan karena seolah sebatas sharing pengalaman belaka. Tapi ternyata tidak. Kisah-kisah di dalam buku ini bukan sekadar berbagi pengalaman (mencurahkan isi hati), tetapi berbagi mukjizat yang sulit dimengerti oleh akal budi manusia. Oleh karena itu, sebaiknya jangan gunakan kekuatan pikiran kita yang terbatas untuk memahami peristiwa-peristiwa ajaib yang dialami banyak orang di dalam buku ini. Yang jika kita mau membuka mata lebar-lebar, sesungguhnya Tuhan melakukan mukjizat yang ajaib juga bagi kita. Namun, sudahkah kita berdoa dengan sungguh-sungguh dan membiarkan Allah yang bekerja tanpa memaksakan keinginan pribadi kita?

Doa, itu menjadi kata kunci di dalam hidup orang-orang yang menuturkan kisahnya secara jujur di dalam buku ini. Di dalam berdoa, pembaca juga diajarkan bagaimana dan kapan harus berdoa. Berdoa tidak selalu harus mengunci diri di dalam kamar, tidak harus dengan melipat tangan dan menundukkan kepala, doa tidak selalu memuat pembukaan, isi, dan penutup (membutuhkan waktu yang lama dan kata-kata yang indah).

Betapa doa dijawab indah pada waktunya dan apa pun jawaban dari setiap doa, itu adalah yang terbaik. Simaklah kisah Susie yang tuli sejak lahir dan tidak mendapatkan teman karena teman-temannya tidak memahami bahasa isyarat Susie. Teman-teman sebayanya malah menertawakannya! Susie hidup sendirian, kesepian, dan merindukan seorang teman. Ayah, ibu, dan Susie berdoa dengan terbuka kepada Tuhan untuk didatangkan seorang teman yang dapat memahami Susie yang tuli. Doa itu setia mereka panjatkan. Dan bertahun-tahun kemudian, Susie mendapatkan hadiah natal terbaik berupa seorang kawan yang sudah lama ia rindukan, yaitu seekor kucing Persia putih yang tuli, sama seperti Susie. Inilah situasinya: Susie yang tuli dan kucing Persia putih yang tuli berteman sangat akrab. Dan Susie sangat bahagia!

Steve yang semestinya sudah mati karena cuaca yang tidak mendukung dalam pendaratan pesawat pada bulan Desember menjelang natal, akhirnya tetap hidup dan dapat berkumpul dengan ibu dan istrinya. Semua itu terjadi tanpa bantuan seorang manusia pun, tetapi oleh Malaikat Tuhan. Malaikat Tuhan menjadi operator penolong via telepon untuk membantu Steve mengarahkan pesawatnya hingga akhirnya pesawat yang ia tumpangi secara tunggal itu mendarat dengan selamat.

Lalu, Austin si bocah 3-4 tahun yang sangat mengidolakan Michael Jordan. Ia keluyuran malam-malam demi mendapati reklame Michael Jordan berukuran besar di Martin Luther King Boulevard yang berjarak 2 mil lebih dari rumah mereka, dan tanpa sepengetahuan orangtuanya. Stella, ibu Austin memanjatkan doa permohonan agar Malaikat Tuhan menjagai Austin. Dan sungguh, Tuhan menjawab doa Stella. Tuhan mengutus malaikat-Nya berupa 3 orang wanita untuk mengawasi Austin dari belakang.

Seorang ibu dengan tiga anaknya ditinggal begitu saja oleh suaminya yang putus asa, di pinggir jalan. Mereka tidak memiliki apa-apa untuk dimakan, tetapi juga harus segera membawa barang-barang mereka untuk pindah ke tempat yang jauh. Anak-anaknya menangis kencang karena kelaparan. Ia berdoa dan berserah pada Tuhan. Dan Tuhan menjawab saat itu juga, melalui orang-orang di sekitar yang telah menjadi malaikat Tuhan. Mereka menolong keluarga itu keluar dari masalah mereka. Ibu itu mendapatkan uang, mendapatkan tumpangan, dan mendapatkan makanan. Orang-orang yang dipakai Tuhan adalah orang-orang yang menurut pandangan umum adalah orang-orang yang terkenal kasar dan tidak punya sopan santun: supir truk berbadan besar dan katanya bau!

Masih banyak kisah menarik lainnya yang mengajarkan kita banyak hal. Ketika Anda membacanya sendiri, mungkin Anda akan menemukan sesuatu yang lain, yang akan lebih menguatkan iman Anda. Atau malah membukakan hati Anda bahwa mukjizat itu nyata dan terjadi sejak ribuan tahun yang lalu hingga saat ini—jika Anda beriman di dalamnya. Berdoalah dengan sungguh-sungguh, sadarilah bahwa Anda lemah, dan alamilah pekerjaan tangan Tuhan melalui apa pun atau siapa pun (mungkin melalui buku atau buletin ini). Mukjizat-mukjizat  yang kita alami bukanlah sebuah misteri yang tidak jelas juntrungannya. Itu adalah pekerjaan Tuhan. Mungkin kita terlambat menyadari hal ini karena kedagingan kita, namun Allah mengerti. Dan Allah terus melakukan perkara-perkara yang ajaib untuk siapa pun juga yang percaya.

Pada natal tahun ini, mungkin Anda dan saya mengalami persoalan tertentu: keluarga, pekerjaan, trauma masa lalu, keuangan, teman hidup, perasaan, dan sebagainya. Persoalan itu bisa saja merenggut sukacita natal dari hati kita dan meruntuhkan semangat hidup kita, bahkan mengalihkan perhatian kita dari Bayi Yesus. Berdoalah dengan sungguh-sungguh (beriman) agar Tuhan menyelesaikan persoalan itu dan rasakanlah pekerjaan tangan Tuhan yang ajaib. Ajaib bukanlah hal semacam: Malaikat Tuhan turun dari surga dengan kereta kuda putih dan cahaya yang menyilaukan lalu menghampiri kita seperti Superman. Ajaib di sini berarti di luar dugaan kita. Tengoklah ke belakang (sepanjang tahun 2010), sudah berapa banyak hal ajaib yang sudah Tuhan kerjakan bagi kita. Dan, ada banyak hal ajaib berikutnya (sepanjang tahun 2011) telah dipersiapkan Tuhan bagi kita . [iratampubolon]

One thought on “A Treasury of Christmas Miracles

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s